SMA Negeri 1 Padalarang menggelar acara pelepasan siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 pada Kamis, 21 Mei 2026, dalam suasana penuh khidmat dan haru. Acara ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan tiga tahun para siswa menempuh pendidikan di bangku SMA sekaligus menjadi awal langkah baru menuju masa depan. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut dihadiri oleh kepala sekolah, jajaran guru, staf, orang tua siswa, serta seluruh siswa kelas XII angkatan Grantha Sahitya 56.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan Kepala SMA Negeri 1 Padalarang yang menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan seluruh siswa menyelesaikan pendidikan mereka. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater, terus belajar, serta siap menghadapi tantangan pada jenjang kehidupan berikutnya. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pembagian rapor sebagai simbol berakhirnya proses pembelajaran selama tiga tahun.
Suasana haru semakin terasa saat prosesi pengalungan medali dan pembagian rapor kepada seluruh siswa kelas XII. Satu per satu siswa maju untuk menerima medali kelulusan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan perjuangan mereka selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Padalarang. Tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin mengiringi prosesi tersebut, menambah kesan sakral pada momen pelepasan ini.
Tidak hanya prosesi resmi, acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan hiburan yang menambah semarak suasana. Alunan musik dan kebersamaan antar siswa menjadi penutup indah masa putih abu-abu. Seragam yang dipenuhi tanda tangan dan stiker pun menjadi simbol kenangan yang akan selalu tersimpan dalam ingatan setiap siswa.
Salah satu siswi, Aprillia Ronauli Sianturi, mengungkapkan, “Acara pelepasan ini menjadi momen berharga sebagai tanda berakhirnya masa putih abu. Puji Tuhan, acara berjalan lancar berkat kerja sama sekolah, panitia, dan seluruh siswa. Kini siswa-siswi Grantha Sahitya memulai perjuangan baru di dunia masyarakat. Semoga kita semua bertemu kembali di titik terbaik dengan kesuksesan masing-masing.”
Pendapat serupa disampaikan oleh Salma Naila Mardzak. Ia mengatakan, “Acara perpisahan ini menyadarkan kami bahwa masa SMA telah usai, akhir sederhana yang penuh kesan. Rangkaian acara yang khidmat dan menyenangkan, ditutup dengan musik serta seragam penuh stiker, menjadi simbol indahnya kenangan di SMAN 1 Padalarang. Momen ini juga mengingatkan bahwa setiap akhir adalah awal baru untuk melangkah menuju masa depan.”
Sementara itu, Manika Jingga turut menyampaikan kesannya, “Acara pelepasan kemarin bikin perasaan campur aduk, enang karena akhirnya lulus, tapi juga sedih karena harus berpisah dengan teman-teman. Meski acaranya belum sepenuhnya sesuai ekspektasi, aku tetap bersyukur bisa merasakan momen terakhir bersama. Kebersamaan itu mengingatkanku pada hari-hari spesial selama sekolah. Terima kasih untuk SMAN 1 Padalarang atas ilmu dan pengalaman berharganya. Semoga kita semua bertemu lagi di titik terbaik, see you on top Grantha Sahitya 56.”
Acara pelepasan ini menjadi penutup yang manis bagi perjalanan siswa kelas XII SMAN 1 Padalarang. Lebih dari sekadar seremoni kelulusan, momen ini menjadi pengingat bahwa setiap perpisahan adalah awal dari perjalanan baru menuju cita-cita dan masa depan yang gemilang.
-Margareta-

